TOBELO -FaktaMalut || Menteri Transmigrasi, didampingi Duta Besar RRT, Wakil Gubernur Maluku Utara, Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara, melakukan kunjungan kerja ke PT Natural Indococonut Organik (NICO) di Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Rabu (3/6/2026).
Kunjungan ini berfokus pada potensi hilirisasi kelapa untuk memperkuat kerja sama internasional, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong ekonomi lokal melalui investasi sektor perkebunan.
Dalam kunjungan, menteri mengaku kagum dengan hasil produksi yang dihasilkan PT NICO, setelah memantau langsung ke pabrik proses pengolahan buah kelapa sebagai bahan baku.
Menteri Transmigrasi RI menjelaskan, komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan industri buah kelapa di Halmahera Utara,
Termasuk rencana pembangunan pabrik kedua PT NICO dengan kapasitas produksi yang lebih besar dari yang ada sekarang, (produksi sekarang mencapai 500 sd 600 ribu butir / hari), pabrik kedua direncanakan dengan kapasitas mampu mengolah hingga 570 juta butir kelapa per tahun dan membuka sekitar 20.000 lapangan kerja.
“Selain memperkuat hilirisasi kelapa, pemerintah juga mendorong peningkatan infrastruktur pendukung, akses logistik yaitu dengan membangun jalan produksi, serta pengembangan fasilitas ekspor guna meningkatkan daya saing produk kelapa Indonesia di pasar global,” jelas Muhamad dalam kunjungannya.
Sementara itu, Duta Besar RRT untuk Indonesia, Wang Lutong, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Kesiapan Pemerintah Tiongkok untuk terus memperkuat kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua negara, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong investasi, memperkuat hilirisasi komoditas kelapa, membuka lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Halmahera Utara dan Maluku Utara secara umum,”pintahnya.
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe menjelaskan, pemerintah Provinsi tetap mendukung setiap Investasi. Dirinya juga memberikan apresiasi kepada PT NICO, dimana telah berinvestasi di Halmahera Utara, dalam mengelola buah kelapa menjadi produk yg bernilai ekonomi, sosial , dan budaya, yang dapat mendukung penurunan angka kemiskinan di Maluku Utara.
Sementara itu, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua mengatakan kelapa merupakan landasan ekonomi yang paling absolut di Halmahera Utara, karna hampir sebagian besar masyarakat di Halmahera Utara merupakan petani kelapa. Di kesempatan ini selaku Bupati Halmahera Utara, seluruh jajaran pemerintah daerah memberi apresiasi kepada PT NICO dalam upaya membuka lapangan kerja yang kurang lebih mempekerjakan 4000 an tenaga kerja, berkonstribusi terhadap penurunan angka kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Halmahera Utara.
Selaku Pemerintah Daerah, Bupati memberikan apresiasi sebesar- besarnya kepada pemerintah pusat terlebih khusus kepada Menteri Transmigrasi RI, yang telah melakukan kunjungan kerja ke Halmahera Utara guna memberi perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan infrastruktur ekonomi dan investasi daerah yang sangat memberi dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat Halmahera Utara, dan Maluku Utara pada umumnya.

